Oleh: asiaaudiovisualrb09noorhidayah | Mei 31, 2009

Tari Cokek (Betawi)

Tari Cokek adalah seni pertunjukan yang berkembang pada abad ke 19 M di Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten. Tarian ini dimainkan oleh sepuluh orang penari wanita, dan tujuh orang laki-laki pemegang gamang kromong, alat musik yang mengiringinya. Alunan musik gamang kromong merupakan hasil kombinasi suara yang ditimbulkan oleh rebab dua dawai, suling, kempul, gong, kendang dan kecrek.

 Sejarah munculnya Tari Cokek berawal dari adanya pentas hiburan yang diadakan oleh para tuan tanah Tionghoa yang tinggal di Tangerang. Dalam pentas seni itu, Tan Sio Kek, yang merupakan salah satu tuan tanah di Tangerang, mempersembahkan tiga orang penari sebagai wujud partisipasinya dalam pesta hiburan rakyat itu. Pada awalnya, dia menyisipkan tarian para gadis cantik tersebut sebagai pertunjukan tambahan. Namun, berawal dari pertunjukan tambahan itulah, kemudian para penari ini menjadi terkenal dan berdiri sendiri sebagai kelompok penari yang kemudian tariannya dinamakan Tari Cokek. Kata “cokek” diambil dari tuan tanah yang bernama Tan Sio Kek, orang pertama yang mengilhami pertunjukan tarian ini.

cokek


Responses

  1. permisi, saya mau bertanya. Dimana saya dapat melihat tari cokek ini?

    • kamu dapat melihatdata tentang tarian cokek ini di alamat web : http://www.wisatamelayu.com/id/object.php?a=SkpOL29Wdy9P=&nav=geo
      maaf saya baru bisa balas pertanyaan kamu soalnya aku sndr masih dlm proses belajar membuat blog …. makasih ya kamu udh bertanya ama aku…. btw utk tgs apa kmu tny soal tari cokek???


Kategori

%d blogger menyukai ini: